KABUPATEN TUBAN, JAWA TIMUR–Kegiatan penataan lahan pertanian atau katenfil di sejumlah wilayah Kabupaten Tuban, Jawa Timur, menuai perhatian publik. Namun, pelaksana kegiatan menegaskan bahwa aktivitas tersebut murni merupakan upaya perbaikan kualitas tanah petani, bukan praktik pertambangan ilegal.
Proses Perbaikan Tanah Clay yang Kurang Produktif
Maksum, selaku koordinator kegiatan, menjelaskan bahwa pekerjaan tersebut fokus pada penataan tanah jenis clay yang sudah mengeras. Kondisi tanah yang keras selama ini membuat lahan milik petani setempat menjadi kurang produktif. Oleh karena itu, penataan ulang sangat diperlukan agar tanah kembali gembur.
“Ini bukan tambang. Kami hanya melakukan penataan dan perbaikan lahan agar tanah bisa ditanami kembali oleh petani,” ujar Maksum pada Rabu (18/02/2026). Ia juga menambahkan bahwa seluruh pekerjaan berlangsung berdasarkan kesepakatan dan permintaan langsung dari pemilik lahan. Setelah proses selesai, lahan tersebut segera diserahkan kembali kepada petani untuk digarap.
Petani Rasakan Peningkatan Hasil Panen Secara Nyata
Samiadi, salah satu petani lokal, membenarkan manfaat dari aktivitas penataan lahan ini. Sebelumnya, ia mengaku kesulitan mengolah tanah miliknya karena teksturnya yang sangat keras. Akibatnya, hasil panen yang ia peroleh seringkali tidak maksimal dan mengecewakan.
“Dulu tanahnya keras sekali dan hasilnya buruk. Namun, setelah diperbaiki melalui katenfil, sekarang tanah lebih mudah kami tanami. Hasil panen kami pun kini menjadi melimpah,” ungkap Samiadi. Ia menegaskan bahwa inisiatif perbaikan ini murni keinginan para pemilik lahan demi meningkatkan produktivitas pertanian mereka sendiri.
Mendukung Rantai Pasok Produksi Pupuk Bersubsidi Nasional
Selain memperbaiki kualitas lahan, material tanah clay yang diangkat memiliki fungsi strategis lainnya. Maksum menjelaskan bahwa material tersebut dimanfaatkan sebagai bahan baku pendukung produksi pupuk bersubsidi. Penggunaan material ini bukan untuk kepentingan komersial pertambangan yang mencari keuntungan sepihak.
Kebutuhan akan tanah clay untuk industri pupuk nasional sangatlah besar. Keberadaan material ini sangat krusial dalam menyokong ketersediaan pupuk bagi petani di seluruh Indonesia. Dengan demikian, aktivitas katenfil di Tuban berperan ganda; memperbaiki lahan petani lokal sekaligus mengamankan rantai produksi pupuk bersubsidi bagi masyarakat luas.



Belum ada komentar